Komplikasi yang mungkin termasuk kegagalan mekanis, infeksi, hambatan, dan kebutuhan untuk memperpanjang atau mengganti kateter. Umumnya sistem shunt membutuhkan pemantauan dan teratur mdis tindak lanjut. Ketika terjadi komplikasi, sistem shunt biasanya memerlukan beberapa jenis revisi.
Beberapa komplikasi dapat menyebankan masalah lain seperti overdraining. Overdraining terjadi ketika shut memungkinkan CSF mengalir dari ventrikel lebih cepat daripada diproduksi. Overdraining dapat menyebabkan ventrikel runtuh, merobek pembuluh darah dan menyebabkan sakit kepala, pendarahan (hemetoma subdural), atau vertikel seperti celah (sindrom vertikel celah). Selain gejala umum hidrosefalus, infeksi dari shunt juga bisa menghasilkan gejala-gejala seperti demam ringan, rasa sakit pada otot=otot lehar atau bahu, dan kemerahan atau kelembutan sepanjang saluran shunt. Bila ada alasan untuk mencurugai bahwa sistem shunt tidak berfungsi sebagaimana mestinya (misalnya gejala kembali hidrosefalus), perhatian medis harus dicari segera.
Sistem Shut itu apa?
BalasHapussilakan di baca lagi pada postingan k 3..kalo gag salah c...hehehehe
BalasHapus